MA Zainul Hasan 1 Genggong Perkuat Akses Pendidikan Tinggi, Teken MoU dengan UIN Sunan Ampel Surabaya
Surabaya – Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong terus memperluas jejaring dan membuka peluang pendidikan tinggi bagi para santri. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan MA Zainul Hasan 1 Genggong dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan 50 Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se-Jawa Timur, yang digelar di Ruang Pertemuan Lantai 9, Tower Teungku Ismail Ya’kub, Kampus UINSA A. Yani Surabaya, Selasa (3/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, MA Zainul Hasan 1 Genggong diwakili oleh Ustaz Solihin, M.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum. Kehadiran ini menegaskan komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu lulusan serta memperluas akses santri menuju jenjang pendidikan tinggi, khususnya di perguruan tinggi berbasis keislaman dan pesantren.
Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung oleh Rektor UINSA Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., beserta jajaran Wakil Rektor, para Dekan, dan pimpinan Madrasah Aliyah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Ustaz Solihin, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi MA Zainul Hasan 1 Genggong dalam menyiapkan masa depan santri secara akademik tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan.
“MoU ini sangat penting bagi madrasah, karena membuka ruang kemitraan resmi antara MA Zainul Hasan 1 Genggong dengan UIN Sunan Ampel. Ini menjadi peluang besar bagi santri kami untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan lingkungan akademik yang tetap menjaga tradisi pesantren,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalur kemitraan yang ditawarkan melalui kerja sama ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategis bagi santri berprestasi agar memiliki akses yang lebih luas dan terarah ke pendidikan tinggi.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberi motivasi lebih kepada santri untuk terus berprestasi, baik secara akademik maupun non-akademik, karena jalur masa depan mereka semakin terbuka dan jelas,” imbuhnya.
Dalam sambutannya, Rektor UINSA Surabaya menegaskan bahwa kemitraan dengan madrasah merupakan bentuk keberpihakan kampus terhadap santri dan pesantren. Melalui jalur kerja sama ini, UINSA berkomitmen memberikan ruang afirmatif bagi lulusan madrasah agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi secara berkelanjutan dan terjamin secara regulasi.
Selain penandatanganan MoU, kegiatan ini juga diisi dengan seminar pengembangan lembaga pendidikan, yang membahas pentingnya kesinambungan karakter santri dari pesantren menuju perguruan tinggi, serta penguatan sistem pendidikan berbasis nilai spiritual dan akademik.
Melalui kerja sama ini, MA Zainul Hasan 1 Genggong semakin menegaskan perannya sebagai madrasah yang adaptif, visioner, dan berorientasi masa depan, sekaligus konsisten menjaga identitas kepesantrenan dalam setiap langkah pengembangan pendidikan.



