Perkuat Mutu Keilmuan Turats, MA Zainul Hasan 1 Genggong Gelar Uji Kompetensi Tahqiq Bersama Dosen UIN Malang
Genggong – Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas keilmuan santri melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Tahqiqu Qiroatil Kutub (Tahqiq) pada Program Keagamaan.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Madrasah, Ahad (8/2/2026), dengan menghadirkan dosen Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai penguji eksternal. Uji kompetensi ini merupakan bagian dari ujian peminatan tugas akhir Program Tahqiq Turats, yang dirancang untuk mengukur kemampuan santri dalam membaca, memahami, serta menelaah kitab-kitab turats (kitab kuning) secara metodologis dan akademis.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ustaz Solihin, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pelibatan dosen perguruan tinggi sebagai penguji merupakan langkah strategis untuk menjamin mutu dan objektivitas penilaian kompetensi santri.
“Uji kompetensi ini tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga akademik. Kehadiran dosen Fakultas Syariah UIN Malang bertujuan memastikan bahwa santri MA Zainul Hasan 1 Genggong benar-benar memiliki kapasitas keilmuan yang layak dan bertanggung jawab dalam memahami serta mentahqiq kitab turats,” jelasnya.
Sebanyak 26 santri mengikuti uji kompetensi ini. Materi yang diujikan meliputi ta’liq kitab dan terjemah kitab, yang menuntut ketelitian, pemahaman bahasa Arab, serta penguasaan metodologi kajian kitab klasik.
Adapun pengujian dilakukan langsung oleh dosen Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yakni Nuruddin, Lc., M.H., Muhammad Holimi, M.Pd., dan Dr. Abu Maali, M.Pd. Kehadiran para akademisi tersebut memberikan pengalaman akademik berharga bagi santri dalam menghadapi standar keilmuan perguruan tinggi.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Syariah UIN Malang, Dr. H. Miftahul Huda, S.HI., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Fakultas Syariah UIN Malang dan MA Zainul Hasan 1 Genggong yang telah terjalin sejak 27 November 2025.
“Uji kompetensi ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah, khususnya dalam penguatan keilmuan kitab klasik dan tradisi akademik pesantren,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong, Ustaz Nun Ahsan Maliki, S.Sy., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Program Tahqiq Qiroatil Kutub merupakan salah satu program unggulan madrasah, selain Program Tahfidz Al-Qur’an.
“Uji kompetensi ini menjadi sarana evaluasi ketercapaian pembelajaran sekaligus motivasi bagi santri untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Kami ingin santri memiliki fondasi keilmuan yang kuat, baik secara tradisi pesantren maupun akademik,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, MA Zainul Hasan 1 Genggong berharap sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi dapat terus terjalin secara berkelanjutan, sebagai ikhtiar bersama dalam melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing akademik.



