Logo

Sorotan Prestasi

Dua Santri MA Zaha 1 Genggong Harumkan Madrasah di Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja 2026

Lumajang - Dua santri Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong kembali mengharumkan nama madrasah melalui ajang olahraga tradisional tingkat regional. Prestasi membanggakan tersebut diraih dalam Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja Island Van Java Tahun 2026 yang digelar pada 6–8 Februari 2026 di GOR Wira Bhakti, Lumajang.

Adapun santri berprestasi tersebut adalah M. Ubaidillah yang berhasil meraih Juara 1 Kategori Remaja C, serta Abdullah yang menyabet Juara 3 Kategori Remaja B. Kejuaraan ini diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Timur dan menjadi ajang bergengsi bagi pembinaan atlet muda pencak silat.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MA Zainul Hasan 1 Genggong, Ustaz Zaini, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas capaian para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa santri MA Zaha mampu berkompetisi secara sportif dan berprestasi di tingkat regional. Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi sarana efektif menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, mental juang, serta kecintaan terhadap budaya bangsa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa madrasah terus mendorong santri untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari pendidikan karakter yang utuh, seimbang antara akademik, spiritual, dan pengembangan bakat minat.

Sejalan dengan itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam keterangannya menegaskan bahwa pencak silat merupakan sarana strategis dalam menanamkan nilai budaya, karakter, dan nasionalisme di kalangan generasi muda. Menurutnya, di tengah arus globalisasi, pencak silat menjadi benteng budaya bangsa yang harus terus dijaga.

“Melalui kejuaraan seperti ini, generasi muda tidak hanya berlatih fisik dan teknik, tetapi juga belajar tentang disiplin, penghormatan, persaudaraan, dan cinta tanah air,” ujar Bupati Indah.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mendukung olahraga tradisional yang berorientasi pada pelestarian budaya dan pembentukan karakter generasi muda, agar pembangunan tidak tercerabut dari akar budaya bangsa.

Kejuaraan Arya Wiraraja Island Van Java 2026 dinilai tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga ruang edukasi budaya dan penguatan jejaring antarpesilat se-Jawa Timur. Diharapkan, ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet muda yang unggul secara teknik sekaligus memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

Prestasi yang diraih M. Ubaidillah dan Abdullah menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MA Zainul Hasan 1 Genggong, sekaligus motivasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi bangsa melalui jalur akademik maupun non-akademik.