Khidmat dan Penuh Haru, MA Zainul Hasan 1 Genggong Gelar Wisuda ke-12 di GIC Kraksaan
Kraksaan – Madrasah Aliyah Zainul Hasan 1 Genggong (MA Zaha) kembali menorehkan momen bersejarah dengan menggelar Wisuda ke-12 Program Unggulan pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan. Suasana megah berpadu dengan kekhidmatan terasa sejak awal acara, terlebih dengan kehadiran para wali santri yang turut menyaksikan putra-putri mereka mengenakan toga kebanggaan.
Sebanyak 194 santri resmi diwisuda pada tahun ini, dengan rincian: Program Tahfidzul Qur’an: 16 santri. Program Tahqiqul Qiroatil Kutub: 69 santri. Program Prodistik (Program Intensifikasi TIK): 109 santri
Para wisudawan tersebut merupakan santri yang sebelumnya telah dinyatakan lulus melalui prosesi yudisium dan menyelesaikan munaqosyah atau tugas akhir sesuai standar masing-masing program unggulan.
Acara ini turut dihadiri oleh seluruh mitra strategis madrasah, di antaranya Jam’iyah Qurro’ Wal Huffadz (JQH) PCNU Kraksaan, Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (FIP UM), yang selama ini menjadi mitra kolaboratif dalam penguatan mutu program unggulan MA Zaha.
Dalam laporan dan sambutannya, Kepala MA Zainul Hasan 1 Genggong, Nun Ahsan Maliki, S.Sy., M.Pd, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih yang mendalam kepada seluruh wali santri.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para wali santri atas kepercayaan yang diberikan kepada MA Zaha. Keberhasilan putra-putri panjenengan hari ini adalah hasil dari sinergi antara doa orang tua, bimbingan guru, serta kesungguhan para santri dalam menuntut ilmu,” ungkap beliau.
Beliau juga memanjatkan doa agar keberkahan para muassis Pesantren Zainul Hasan Genggong senantiasa mengalir kepada para wisudawan.
“Kami berdoa semoga barokah Almaghfurlah Kiai Hasan Genggong mengalir kepada seluruh santri yang diwisuda hari ini. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang manfaat, membawa keberkahan, dan mengantarkan mereka menjadi generasi yang alim, berakhlak, serta berdaya saing di tengah perkembangan zaman,” tuturnya penuh harap.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar.
“Jangan berhenti pada gelar atau sertifikat. Teruslah belajar, jaga adab, dan rawat nilai-nilai kepesantrenan. Di manapun kalian melanjutkan studi, jadilah duta MA Zaha yang membawa nama baik almamater dan pesantren,” pesannya kepada para wisudawan.
Turut hadir mewakili Bupati Probolinggo, Staf Bagian Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo, Bapak Agus Mukson, S.H., M.Si, yang menyampaikan salam serta permohonan maaf dari Bupati Probolinggo, Gus dr. Haris, yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi MA Zaha dalam mencetak generasi unggul di Kabupaten Probolinggo.
“Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengapresiasi konsistensi MA Zaha dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang menekankan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Acara wisuda berlangsung tertib dan penuh haru, terlebih saat prosesi pengalungan medali dan penyerahan piagam lepada para wisudawan terbaik yang disambut tepuk tangan bangga dari para wali santri.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Moh Hasan Zidni Ilma, memohon keberkahan, keselamatan, serta kesuksesan bagi seluruh wisudawan dan civitas akademika MA Zaha 1 Genggong.



