Logo

Info Kegiatan

Tasyakkuran Akhirusanah MA Zaha 1 Genggong : Momentum Syukur, Haru, dan Awal Perjalanan Baru

Genggong – Madrasah Aliyah Zainul Hasan (MA Zaha) 1 Genggong menggelar kegiatan Tasyakkuran Akhirusanah bagi santri kelas XII pada Kamis, 16 April 2026, bertempat di GOR Damanhuri Romly. Kegiatan ini menjadi momen penuh makna yang mempertemukan rasa syukur, haru, sekaligus harapan atas perjalanan panjang para santri selama menempuh pendidikan di madrasah.

Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh seluruh santri kelas XII, dewan guru, serta jajaran pimpinan madrasah.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ustaz Solihin, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah santri kelas XII tahun ini mencapai 239 santri, terdiri dari 106 santri putra dan 134 santri putri. Dari sisi jurusan, terbagi atas 83 santri jurusan IPS, 68 santri jurusan IPA, dan 78 santri program keagamaan.

Ia juga memaparkan bahwa selama tahun terakhir, para santri telah melalui berbagai tahapan pembelajaran dan kegiatan penting sebagai bagian dari proses pendidikan.

“Santri kelas XII telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Amal Bakti Santri (ABS), studi lingkungan, ujian praktik, ujian madrasah, hingga kegiatan santripreneurship. Semua ini menjadi bekal penting bagi mereka, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kemandirian,” ujar Ustaz Solihin.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan capaian prestasi santri dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tercatat sebanyak 23 santri diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP, serta 73 santri melalui jalur SPAN-PTKIN 2026.

“Ini adalah capaian yang patut disyukuri. Kami berharap para santri yang telah diterima di perguruan tinggi dapat terus menjaga semangat belajar dan membawa nama baik madrasah di jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Madrasah MA Zaha 1 Genggong, Nun Ahsan Maliki, S.Sy., M.Pd., atau yang akrab disapa Nun Alex, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kesuksesan pendidikan santri kelas XII.

“Alhamdulillah, kita panjatkan syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas kelancaran proses pendidikan ini. Terima kasih kepada para santri atas kesungguhan belajarnya, kepada para guru atas dedikasi dan keikhlasannya, serta kepada wali santri atas kepercayaan yang telah diberikan kepada madrasah,” ungkapnya.

Nun Alex juga menyoroti capaian akademik maupun non-akademik para santri sebagai hasil dari proses pendidikan yang terintegrasi antara ilmu, akhlak, dan kedisiplinan.

“Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter, akhlak, dan kedisiplinan. Program unggulan seperti Tahfidz, Tahqiq, dan Prodistik menjadi bukti bahwa madrasah terus berupaya mencetak generasi yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga memberikan pesan penting kepada para santri kelas XII yang akan segera melangkah ke jenjang berikutnya.

“Kami titipkan pesan, teruslah belajar, jaga nama baik almamater, dan amalkan ilmu di tengah masyarakat. Jadilah pribadi yang bermanfaat, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” pesannya penuh harap.

Menutup sambutannya, Nun Alex menyampaikan harapan besar agar MA Zaha terus berkembang dan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan doa oleh Ketua Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, S.H., M.M., yang menambah suasana khidmat dan syahdu. Doa tersebut menjadi simbol harapan agar ilmu yang telah didapatkan para santri membawa keberkahan dan kemanfaatan di masa depan.