Sinergi Literasi Finansial, MA Zaha 1 Genggong Gandeng Bank Syariah Indonesia Sosialisasikan Investasi Emas dan Teken MoU Digitalisasi Pembayaran
Genggong – Madrasah Aliyah Zainul Hasan (MA Zaha) 1 Genggong terus memperkuat literasi finansial dan transformasi digital di lingkungan pendidikan. Hal ini ditandai dengan kegiatan Kunjungan dan Sosialisasi Investasi BSI Gold Logam Mulia Antam sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MA Zaha 1 Genggong dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) tentang optimalisasi pengelolaan pembayaran berbasis aplikasi e-Mumtaz.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, bertempat di Aula Rushaifah MA Zaha 1 Genggong, dan diikuti oleh jajaran guru serta karyawan madrasah.
Kepala MA Zaha 1 Genggong, Nun Ahsan Maliki, S.Sy., M.Pd., yang akrab disapa Nun Alex, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta inisiasi yang dilakukan oleh pihak BSI dalam menghadirkan edukasi finansial di lingkungan madrasah.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan inisiasi dari BSI dalam kegiatan ini. Harapan kami, melalui sosialisasi investasi emas ini, para guru dan karyawan dapat menambah wawasan serta pemahaman tentang pentingnya perencanaan keuangan yang sehat dan berbasis syariah,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi kelanjutan dari upaya madrasah dalam meningkatkan literasi finansial, mengingat sebelumnya MA Zaha juga telah menggelar workshop investasi saham.
“Beberapa bulan lalu kami juga telah melaksanakan workshop saham. Ini menunjukkan komitmen madrasah untuk terus membuka wawasan finansial, agar civitas akademika tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga cerdas dalam mengelola keuangan,” tambahnya.
Secara khusus, Nun Alex menegaskan bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis bagi madrasah.
“Kami bersyukur, MA Zaha 1 Genggong menjadi satu-satunya madrasah atau lembaga di bawah naungan Pesantren Genggong yang menjalin kerja sama dengan program BSI Gold. Ini menjadi langkah awal yang baik dalam membangun ekosistem literasi finansial berbasis syariah di lingkungan pesantren,” tegasnya.
Sementara itu, Branch Manager BSI KCP Probolinggo, Dendi Kushamdani, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak madrasah serta antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan sosialisasi.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa dari keluarga besar MA Zaha 1 Genggong. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan edukasi terkait investasi emas sebagai salah satu instrumen yang aman dan sesuai prinsip syariah,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan besar dari program yang diperkenalkan, yakni gerakan “one family one kilo” sebagai bentuk edukasi jangka panjang dalam membangun kesadaran investasi di masyarakat.
“Kami berharap ke depan dapat terwujud semangat ‘one family one kilo’, di mana setiap keluarga memiliki kesadaran untuk berinvestasi emas sebagai bentuk perencanaan masa depan yang lebih baik dan stabil,” jelasnya.
Selain sosialisasi investasi, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dengan dilakukannya penandatanganan MoU terkait optimalisasi sistem pembayaran berbasis aplikasi e-Mumtaz. Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan layanan administrasi keuangan di lingkungan madrasah.
Dengan adanya kolaborasi ini, MA Zaha 1 Genggong kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam penguatan literasi finansial dan digitalisasi layanan pendidikan.



