Logo

Info Kegiatan

Perkuat Sinergi dengan Wali Santri, MA Zaha 1 Genggong Sosialisasikan Program Pendidikan Tahun Pelajaran 2026–2027

Genggong – MA Zainul Hasan (ZAHA) 1 Genggong menggelar rapat bersama wali santri baru kelas X Tahun Pelajaran 2026–2027 pada Sabtu, 1 Agustus 2026, bertempat di GOR KH. Damanhuri Romly. Kegiatan ini menjadi momentum awal membangun sinergi antara madrasah, pesantren, dan wali santri dalam mendampingi proses pendidikan selama tiga tahun ke depan.

Ratusan wali santri mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Acara diawali dengan penyampaian berbagai program madrasah oleh jajaran wakil kepala madrasah, dilanjutkan pengarahan Kepala Madrasah, sesi dialog interaktif, dan ditutup dengan doa bersama.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ustaz Solihin, M.Pd., memaparkan program pembelajaran Tahun Pelajaran 2026–2027, mulai dari implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta, kalender akademik, hingga berbagai program unggulan yang menjadi ciri khas MA Zaha 1 Genggong.

"Kami berharap wali santri memahami arah dan program pendidikan madrasah. Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di sekolah, tetapi juga oleh dukungan dan komunikasi yang baik antara madrasah dengan orang tua," ungkap Ustaz Solihin.

Selanjutnya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ustaz Zaini, M.Pd., menyosialisasikan tata tertib madrasah, sistem pembinaan karakter, serta memperkenalkan guru Bimbingan Konseling (BK) dan seluruh wali kelas yang akan mendampingi santri selama menempuh pendidikan di MA Zaha.

Sementara itu, Tim IT Madrasah memberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan layanan digital, mulai dari aplikasi Si Mumtaz, e-Mumtaz, hingga sistem Virtual Account (VA) sebagai sarana pembayaran yang praktis, aman, dan transparan. Digitalisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada wali santri.

Pada sesi pengarahan, Kepala MA Zainul Hasan 1 Genggong, Nun Ahsan Maliki, S.Sy., M.Pd., atau yang akrab disapa Nun Alex, menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara madrasah, pesantren, dan keluarga.

"Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi langkah awal membangun sinergi antara madrasah, pesantren, dan wali santri. Pendidikan yang berhasil lahir dari komunikasi yang baik serta komitmen bersama dalam mendampingi putra-putri kita," tutur Nun Alex.

Ia juga mengajak seluruh wali santri untuk memberikan kepercayaan kepada madrasah dalam menjalankan proses pembinaan sekaligus menjaga komunikasi yang baik apabila terdapat hal-hal yang perlu didiskusikan.

"Kami berharap para wali santri dapat memberikan kepercayaan kepada madrasah dan pesantren dalam membina putra-putrinya. Insyaallah kami akan memberikan layanan pendidikan terbaik, baik dalam aspek akademik, pembentukan karakter, maupun akhlakul karimah. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik demi masa depan santri," tambahnya.

Suasana semakin hangat pada sesi dialog, di mana para wali santri diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan, dan harapan terkait proses pembelajaran maupun kehidupan santri di madrasah dan pesantren. Berbagai pertanyaan dijawab secara langsung oleh pimpinan madrasah dan tim terkait.

Melalui kegiatan ini, MA Zaha 1 Genggong berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan wali santri sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, religius, dan berkarakter, sesuai dengan visi madrasah sebagai madrasah berbasis pesantren dan teknologi.