MA Zaha 1 Genggong Raih Juara II Gerak Jalan HUT ke-81 RI
Genggong – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pajarakan berlangsung semarak. MA Zainul Hasan 1 Genggong turut ambil bagian dengan mengirimkan tiga regu dalam lomba gerak jalan yang digelar oleh PGRI Cabang Pajarakan-Probolinggo, Selasa (11/8/2026).
Dari tiga regu yang diturunkan, regu MA Zaha dengan nomor dada 129 berhasil meraih Juara II pada kategori tingkat Putra SMA/MA/SMK. Regu tersebut tampil mengenakan seragam Paskibra dan berhasil mencatatkan 1.056 poin, sebagaimana tercantum dalam daftar hasil perlombaan.
Prestasi tersebut menjadi kabar membanggakan bagi MA Zaha 1 Genggong. Selain nomor dada 129, dua regu lainnya juga tampil dengan identitas berbeda. Regu nomor dada 125 mengenakan seragam Pramuka, sedangkan regu nomor dada 141 tampil dengan pakaian khas madrasah.
Lomba gerak jalan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK hingga kategori umum. Peserta menempuh rute yang dimulai dari Lapangan Desa Selogodig Wetan dan berakhir di Pajarakan.
Pembina Gerak Jalan MA Zaha, Ustaz Bambang Dwi Mulyadi, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih anak didiknya. Menurutnya, hasil tersebut tidak lepas dari latihan, kedisiplinan, dan kekompakan yang dibangun sebelum perlombaan.
“Alhamdulillah, dari tiga regu yang kami turunkan, salah satunya berhasil meraih Juara II. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi madrasah. Yang paling penting, anak-anak mendapatkan pengalaman tentang disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan bagaimana membawa nama baik MA Zaha dalam sebuah perlombaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbedaan seragam yang digunakan oleh ketiga regu merupakan bagian dari upaya menampilkan karakter dan identitas masing-masing regu.
“Kami memang menurunkan tiga regu dengan variasi seragam. Harapannya bukan hanya tampil dalam perlombaan, tetapi juga memberikan ruang kepada santri untuk menunjukkan kreativitas, kekompakan, dan semangat kebersamaan,” tambahnya.
Keikutsertaan MA Zaha dalam gerak jalan ini sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter di luar ruang kelas. Melalui kegiatan tersebut, para santri belajar bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui peringatan seremonial, tetapi juga dengan menumbuhkan disiplin, sportivitas, persatuan, dan keberanian untuk berprestasi.



