Kostum Unik dan Yel-Yel Meriahkan JJS Gebyar Mumtaz MA Zaha 1 Genggong
Genggong – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MA Zainul Hasan 1 Genggong mencapai puncaknya melalui kegiatan Jalan-Jalan Sehat (JJS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Gebyar Mumtaz yang telah berlangsung selama tiga hari, 18–20 Agustus 2026.
JJS diikuti oleh seluruh santri MA Zaha 1 Genggong bersama dewan guru dan tenaga kependidikan. Sejak pagi, halaman P5 dipenuhi suasana meriah. Para santri datang dengan berbagai kostum unik yang telah disiapkan oleh masing-masing kelas, sementara para dewan guru tampil kompak mengenakan kostum bertema merah putih.
Rute JJS dimulai dari halaman P5, kemudian peserta berjalan menuju Desa Kregenan, melintasi kawasan Temenggungan, sebelum akhirnya kembali ke titik awal di P5. Sepanjang perjalanan, suasana berlangsung semarak dengan berbagai yel-yel yang diteriakkan para peserta.
Yang menarik, JJS kali ini tidak sekadar berjalan santai. Setiap kelas berlomba menampilkan kostum paling unik dan kreatif. Beragam tema ditampilkan, mulai dari kostum bernuansa Timur Tengah dengan jubah, karakter Mario Bros, hingga berbagai kreasi lainnya.
Kreativitas peserta juga terlihat dalam lomba yel-yel antarkelas. Setiap kelompok berusaha menunjukkan kekompakan, kreativitas, dan semangat melalui yel-yel yang mereka bawakan.
Kegiatan JJS secara langsung dilepas oleh Kepala MA Zaha 1 Genggong, Nun Ahsan Maliki, S.Sy., M.Pd. Dalam arahannya, Nun Alex menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi bagian dari syiar madrasah.
“Jalan-jalan sehat ini bukan sekadar kegiatan untuk bersenang-senang. Ini juga menjadi bagian dari syiar madrasah dan bentuk refleksi kita terhadap perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” ujar Nun Alex.
Beliau juga mengingatkan para santri agar tetap menjaga adab dan sopan santun selama mengikuti kegiatan, terutama ketika melewati lingkungan masyarakat.
“Kita membawa nama madrasah. Karena itu, selama perjalanan tetap jaga adab, sopan santun dan tunjukkan bahwa santri MA Zaha adalah santri yang berakhlak,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar Mumtaz, Ustaz Didik Supriyanto, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada lembaga pendidikan dan sekolah yang berada di sekitar jalur kegiatan apabila pelaksanaan Gebyar Mumtaz selama tiga hari berdampak pada aktivitas pembelajaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Kami juga memohon maaf kepada lembaga atau sekolah di sekitar apabila selama pelaksanaan kegiatan ada aktivitas kami yang sedikit mengganggu proses KBM,” ungkapnya.
Usai menyelesaikan rute dan kembali ke halaman P5, kemeriahan berlanjut dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba selama rangkaian Gebyar Mumtaz. Selain itu, seluruh peserta JJS mendapatkan kupon undian untuk memperebutkan puluhan doorprize menarik yang telah disiapkan panitia.
Suasana semakin meriah ketika nomor-nomor kupon mulai dipanggil satu per satu. Para santri tampak antusias menunggu kesempatan mendapatkan hadiah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dan pengundian doorprize. Dengan beragam kreativitas, kekompakan, dan keceriaan yang ditampilkan, JJS menjadi penutup yang meriah bagi rangkaian Gebyar Mumtaz MA Zaha 1 Genggong dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.



