BSI dan BSI Maslahat Salurkan Beasiswa Rp250 Juta untuk Santri MA Zaha 1 Genggong
Genggong – Kabar baik kembali datang untuk para santri MA Zainul Hasan 1 Genggong. Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama BSI Maslahat menyalurkan bantuan dana pendidikan senilai Rp250 juta untuk mendukung pendidikan santri MA Zaha 1 Genggong.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026, bertempat di Aula Rushaifah MA Zaha 1 Genggong. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Branch Manager BSI KCP Probolinggo, Dendi Kushamdani, dan diterima langsung oleh Kepala MA Zaha 1 Genggong, Nun Ahsan Maliki, S.Sy., M.Pd.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kholid Usmani, Funding & Transaction BSI KCP Probolinggo, bersama jajaran MA Zaha 1 Genggong.
Dalam sambutannya, Nun Ahsan Maliki menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian BSI dan BSI Maslahat terhadap dunia pendidikan, khususnya para santri MA Zaha 1 Genggong.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas bantuan yang diberikan BSI dan BSI Maslahat. Insyaallah bantuan ini akan kami gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi santri dan mendukung proses pendidikan di madrasah,” ungkap Nun Alex.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak memiliki arti penting bagi madrasah. Bantuan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan dan pengembangan potensi santri.
Sementara itu, Branch Manager BSI KCP Probolinggo Dendi Kushamdani menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BSI dan BSI Maslahat dalam mendukung pendidikan.
Dendi berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para santri serta mendukung MA Zaha 1 Genggong dalam menjalankan program-program pendidikannya.
Penyaluran beasiswa ini sekaligus memperkuat sinergi antara BSI, BSI Maslahat, dan MA Zaha 1 Genggong yang sebelumnya telah terjalin melalui berbagai kerja sama. Dukungan tersebut diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pendidikan santri di lingkungan Pesantren Zainul Hasan Genggong.



